12 November 2007

WWTBAM

Who Wants To Be A Millionaire, kuis ini dipandu oleh Tantowi Yahya. Ditayangkan oleh RCTI dan meraih dua kali Panasonic Award sebagai acara kuis terfavorit dan pembawa acara kuis pilihan pemirsa Televisi. Acara kuis yang populer di seluruh dunia. WhoWants To Be A Millionaire menjadi acara primetime yang tayangpada sabtu malam dan selalu ditunggu oleh pemirsa TV.

Untuk menjadi Peserta WWTBAM, terlebih dahulu menjawab 2 pertanyaan di telepon Premium Call yaitu : 0809-162-8888 Kemudiandata calon peserta yang menjawab dengan benar akan dirandom oleh komputer. Sepuluh peserta akan dipilih dan maju untuk memperebutkan 'kursi panas'. Di kursi inilah nantinya mereka akan menguji pengetahuan dan wawasan yang dipandu oleh pembawa acara WWTBAM, Tantowi Yahya. Sebelum peserta duduk ke 'kursi panas', mereka diharuskan untuk
menguji kecepatan berpikir dan ketangkasan jari-jari dengan
melewati babak pertama yaitu Fastest Finger. Terdapat satu
pertanyaan dengan jawaban urut sebanyak empat buah. Konstestan diharuskan mengurutkan jawaban tersebut melalui sebuah alat bernama Fastes Finger. Siapa cepat menjawab dengan benar ia berhak untuk duduk dihadapan Tantowi Yahya.

Tidak ada cara yang paling mudah di dunia ini untuk menjadi
Milyuner dengan ikut sebagai konstestan di Who Wants To Be A
Millionaire. Terdapat dua level aman dalam menjawab pertanyaan.
Bila mampu menjawab lima pertanyaan awal maka konstestan berada dalam level aman pertama, maksudnya adalah peserta dipastikan membawa pulang uang satu juta Rupiah. Level aman kedua yaitu Rp.32 juta bila konstestan dapat menjawab sepuluh pertanyaan yang diajukan oleh Tantowi Yahya.

Dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, konstestan
mendapat tiga bantuan : Ask The Audience, Fifty-fifty, Phone a friend. Konstestan dapat meminta jawaban dari hadirin yang ada di panggung, menghilangkan dua dari empat pilihan jawaban yang
tersedia dan bertanya kepada temannya lewat telepon dalam waktu tiga puluh detik. Sampai saat ini rekor WWTBAM Indonesia hanya sampai pada level Rp.500 juta. Terakhir kali rekor ini diraih oleh Agustinus Misyadi yang sehari-harinya bekerja sebagai seorang loper koran.

No comments: